Sabtu, 13 Februari 2010

Konfigurasi VLAN di Catalyst Switch dan Router Cisco


Langkah-langkah di Catalyst Switch 1924:
Switch#config t
Switch(config)#vlan 10
Switch(config)#vlan 20
Switch(config)#interface e0/1
Switch(config-fi)#vlan-membership static 10
Switch(config-if)#interface e0/2
Switch(config-if)#vlan-membership static 10
Switch(config-if)#interface e0/4
Switch(config-if)#vlan-membership static 20
Switch(config-if)#interface e0/5
Switch(config-if)#vlan-membership static 20
Switch(config-if)#interface fastethernet0/26
Switch(config-if)#Trunk On
Switch(config-if)#exit
Switch(config)#ip default gateway 10.1.1.1
Switch(config)# ip add 10.1.1.2 255.255.255.0


Langkah-langkah di Router ICT:
Router-ICT(config)#interface f0/0
Router-ICT(config-if)#description Terhubung ke Switch
Router-ICT(config-if)#exit
Router-ICT(config)#interface f0/0.1
Router-ICT(config-subif)#ip address 10.1.1.1 255.255.255.0
Router-ICT(config-subif)#encapsulation ISL 1
Router-ICT(config-subif)#exit
Router-ICT(config)#interface fastethernet0/0.10
Router-ICT(config-subif)#encapsulation ISL 10
Router-ICT(config-subif)#ip address 10.22.77.130 255.255.255.0
Router-ICT(config-subif)#exit
Router-ICT(config)#interface fastethernet0/0.20
Router-ICT(config-subif)#encapsulation ISL 20
Router-ICT(config-subif)#ip address 192.168.0.1 255.255.255.0

Tips Mengkonfigurasi jaringan Ad-Hoc Wireless LAN (peer-to-peer)

Model jaringan ini memungkinkan perangkat wireless berkomunikasi satu sama lain secara langsung tanpa central access point.

Banyak metode digunakan untuk konfigurasi jaringan Ad-Hoc, berikut adalah salah satu contoh sederhana tips dan tahapan dalam mengkonfigurasi jaringan Ad-Hoc wireless LAN.

Dibutuhkan “wireless network card” pada masing-masing komputer.
Masuk ke “network card properties” dan set SSID dengan nama tertentu (unique). Pastikan bahwa anda mengkonfigure SSID dengan nama yang sama untuk masing-masing komputer. Jika tidak sama, jaringan tidak akan terhubung.
Masuk ke “network card properties” dan set “channel” untuk jaringan wireless yang akan digunakan. Pastikan anda mengkonfigurasi channel dengan angka yang sama untuk masing-masing komputer. Jika tidak, jaringan tidak akan terhubung.
Set IP LAN static pada kedua komputer. Patikan anda mengkonfigurasi IP komputer tersebut dalam satu subnet dan range yang sama. Jika anda set IP pada satu komputer 192.168.1.1 255.255.255.0, pastikan komputer lainnya di set juga pada range (192.168.1.2-254).
Set “network card” pada mode “ad-hoc”, bukan “infrastructure”.
Dengan konfigurasi diatas, seharusnya jaringan ad-hoc anda sudah bisa berjalan normal.

Misal, salah satu PC anda terhubung ke internet, dan PC satu lagi ingin ikut/numpang dalam mengakses internet, anda bisa mengaktifkan fungsi Internet Connection Sharing (ICS) pada OS Windows, berikut tahapannya:

Aktifkan “ICS” pada PC yang memiliki koneksi internet. Catat alamat IP PC ini, yang akan menjadi komputer “host”.
Set “default gateway” “network card” pada PC yang kedua ke alamat IP komputer “host” (refer ke No.1).
Set “DNS server” untuk PC yang kedua dengan alamat IP DNS dari ISP anda.
Perlu diingat bahwa dengan “Internet Connection Sharing” (ICS) via ad-hoc wireless LAN, komputer “host” harus selalu “ON”, jika anda ingin PC kedua bisa mengakses internet.

Tahapan Test Koneksi untuk PC Windows :

Klik Start.
Klik Run.
Ketik “cmd”.
Ketik “ping x.x.x.x”, dimana x.x.x.x adalah alamat IP dari salah satu PC.
Jika “ping is successful”, maka jaringan anda sudah UP dan anda memiliki “full connectivity”

TCP/IP

TCP/IP ?
Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) adalah protokol yang dikembangkan sebagai bagian dari penelitian yang dilakukan oleh “Defense Advanced Research Projects Agency” (DARPA).

TCP/IP adalah salah satu jenis protokol (aturan) yg memungkinkan kumpulan komputer dapat berkomunikasi dan bertukar data di dalam suatu network (jaringan). Selain Internet, TCP/IP juga dapat diterapkan pada jaringan LAN dan WAN.

Model Jaringan TCP/IP
Susunan Model jaringan TCP/IP sangat mirip dengan referensi model dari OSI pada “lower layer”, yaitu pada layer 1 “physical” dan layer 2 “data-link”. Berikut ilustrasi perbandingan model OSI dan TCP/IP

Datagram TCP/IP
Informasi TCP/IP ditransfer dalam sebuah urutan “datagram”. Satu pesan ditransfer sebagai rentetan datagram yang disusun kembali menjadi seperti pesan semula pada sisi penerima.

Layer Protocol TCP/IP
Ilustrasi berikut menggambarkan susunan tiga layer dari Protokol TCP/IP:

Application Layer
Transport Layer
Internet Layer


Mengenal TCP
TCP adalah connection oriented, protocol handal yang berada pada Layer Transport dari TCP/IP Protocol Stack.

Fungsi TCP
Berikut ini adalah fungsi umum TCP Protocol:

TCP bertugas memecah pesan-pesan menjadi beberapa segment, menyatukan kembali (reassemble) pada stasiun tujuan, mengirimkan kembali apapun yang tidak diterima, dan menyatukan kembali pesan-pesan tersebut dari beberapa segment.
TCP menyediakan sirkuit virtual antara aplikasi end-user.

Jumat, 12 Februari 2010

Administrative Distance (AD) pada Routing IP

Pada umumnya protocol routing mempunyai struktur metric dan algoritma yang berbeda dengan protocol yang lain. Pada jaringan yang memiliki beberapa routing protocol, pertukaran informasi routing dan kemampuan untuk memilih jalur terbaik sangatlah penting.

Administrative distance (AD) adalah fitur yang dimiliki oleh router untuk memilih jalur terbaik ketika terdapat dua atau lebih jalur menuju tujuan yang sama dari dua routing protocol yang berbeda. Administrative distance menyatakan “reliability” dari sebuah routing protocol. Tiap routing protocol diprioritaskan terhadap yang lain dengan bantuan besaran/nilai Administrative Distance (AD).

Pemilihan Jalur Tebaik [The Best Path]
Administrative distance adalah kriteria pertama yang digunakan oleh router untuk menentukan routing protocol yang harus dijalankan, jika terdapat dua routing protocol yang menyediakan jalur untuk tujuan yang sama. AD adalah sebuah ukuran “trustworthiness” dari source of routing information. AD hanya mempunyai local significance, dan tidak melakukan advertise dalam routing update.

Nilai AD yang lebih kecil, lebih dipercaya/reliable. Contoh, Jika sebuah router menerima informasi tentang jalur menuju jaringan tertentu dari Open Shortest Path First (OSPF) (default administrative distance - 110) dan Interior Gateway Routing Protocol (IGRP) (default administrative distance - 100), Router akan memilih IGRP karena IGRP lebih dipercaya/reliable karena memiliki AD yang lebih kecil dibandingkan OSPF.
Jika source address untuk IGRP hilang atau tidak dikenal, maka router akan memilih/menjalankan routing OSPF sampai IGRP aktif kembali.














Jika anda menggunakan “route redistribution”, anda harus memodifikasi administrative distance dari Routing Protocol yang digunakan sehingga bisa melakukan prioritas. Contoh, anda ingin router memilih protocol RIP (AD 120) daripada IGRP (AD 100) ke tujuan yang sama. Anda harus memperbesar administrative distance untuk IGRP lebih dari 120, atau menurunkan administrative distance RIP lebih kecil dari 100.

Anda juga bisa memodifikasi administrative distance dengan menggunakan “distance command” pada “routing process subconfiguration mode”. Command ini menunjukkan bahwa “administrative distance” diterapkan pada “route/jalur” yang digunakan oleh “routing protocol” tertentu. Anda harus menggunakan prosedur ini ketika melakukan migrasi jaringan dari satu “routing protocol” tertentu ke “routing protocol” yang lain, dan route/jalur yang dipilih paling akhir adalah yang mempunyai nilai “administrative distance” terbesar. Perubahan administrative distance bisa menyebabkan “routing loops” dan “black holes”. Jadi, harap berhati-hati jika anda ingin merubah administrative distance.

Berikut contoh 2 routers, R1 & R2, yang terhubung via Ethernet. Interface Loopback melakukan “advertise” RIP dan IGRP pada kedua router. Terlihat bahwa IGRP lebih disukai (preferred) daripada RIP pada tabel routing karena administrative distance-nya 100.


Agar router R1 lebih memilih RIP daripada IGRP, ubah distance seperti dibawah ini:


Tidak ada panduan secara umum merubah AD, karena kebutuhan setiap jaringan berbeda dan bervariasi. Anda harus menentukan matrix AD yang sesuai untuk jaringan secara keseluruhan.

Penerapan lain Administrative Distance

Salah satu alasan merubah nilai administrative distance adalah ketika anda menggunakan Routing Static untuk membackup routing lain seperti IGP. Hal ini digunakan untuk mengaktifkan link backup ketika primay link down/fail.

Contoh, anda menggunakan routing tabel R1. Dalam hal ini terdapat line ISDN yang berfungsi sebagai backup jika link utama/primary down/fail. Berikut contoh “Floating Static” untuk rute ini:


http://mudji.net/press

Rabu, 10 Februari 2010

Google Kembangkan Penerjemah Suara Otomatis

MOUNTAIN VIEW, KOMPAS.com - Alangkah asyiknya kalau semua orang bisa saling menelepon siapa saja tanpa halangan bahasa. Mimpi inilah yang coba diwujudkan Google dengan mengembangkan translator suara otomatis yang akan menerjemahkan satu bahasa ke bahasa lainnya.

"Kami pikir penerjemah suara ke suara mungkin dan bisa diwujudkan dalam beberapa tahun saja," ujar Franz Och, kepala layanan penerjemah Google seperti dilansir Times Online. Ia percaya penerjemah suara ke suara mungkin silakukan jika tingkat akurasi mesin pengenal suara dan penerjemah bahasa ditingkatkan kemampuannya lagi. Ia katakan Google tengah melakukan riset untuk mewujudkannya dalam beberapa tahun ke depan.

Google saat ini sudah memiliki layanan penerjemah untuk 52 bahasa di sleuruh dunia dengan database yang terus ditambah akurasinya. Selain itu, Google juga memiliki mesin pengenal suara yang saat ini dipakai pada aplikasi layanan pencarian di smartphone.

Sistem yang sedang dikembangkan akan mengombinasikan kedua teknologi dan menggunakan database Google yang aktif mengindeks bahasa dari berbagai situs di seluruh dunia. Namun, diakui tidak mudah membuat mesin penerjemah suara karena setiap penutur punya dialek, aksen, dan cara bicara yang berbeda-beda.

"Namun, mesin pengenal seperti ini akan efektif digunakan di ponsel sebab secara alami sangat personal bagi pemakainya. Ponsel akan mengenali gaya bicara dari rekaman-rekaman suara sebelumnya," ujar Och.

Mesin seperti ini bukanlah yang pertama ada. Apple sudah lebih dulu merilis aplikasi penerjemah suara di iPhone dengan nama Jibbigo meski saat ini baru tersedia untuk penerjemah bahasa Inggris ke Spanyol dan Inggris ke Jepang. Dengan dukungan dana dari Badan Pertahanan AS melalui proyek DARPA, akankah mesin buatan Google akan lebih mumpuni?

Support the Haiti Disaster Relief Effort

Cari Blog Ini

Pengikut

Mengenai Saya

Foto saya
bojonegoro, jawa timur, Indonesia